Sabtu, 22 April 2017

10 Cara Menumbuhkan Minat Baca Anak di Tengah Peringatan Hari Buku Sedunia

SUMBER : Koleksi Pribadi
Hari ini hari apa hayo? Hari minggu 23 April 2017... Iya tapi hari ini memperingati hari apa, ada yang tahu gak? Mungkin sebagian besar kita kurang tahu ya... Kok orangtua seperti kita, para pelajar pun belum tentu tahu. Karena yang paling menancap di otak kita bulan April identik dengan peringatan Hari Kartini. Tapi tahukah anda berselang dua hari setelahnya ada Hari Buku Sedunia? Belum tahu ya. Ini penting tak penting sih! Karena menurut saya, perayaan atau hari jadi itu boleh dan baik dilakukan. Tapi yang penting dari pada itu adalah implementasi dalam keseharian. Itu artinya hari buku itu baik sekali kita rayakan sebagai pengingat pentingnya buku sebagai sumber ilmu dan jendela dunia. Tapi harapan setelahnya saya ingin hari buku tidaklah sekedar ceremonial belaka. Tapi lebih menyenangi dan mencintai buku sebagai sumber informasi.
Yuk Cari Tahu Sejarah Hari Buku Sedunia!
UNESCO menetapkan tanggal 23 April 2017 sebagai World Book Day dan Copy Right Day sebagai cara untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta. Ide hari buku ini digagas oleh penulis Valencia bernama Vicente Clavel AndrΓ©s pada tahun 1923. Sebagai cara untuk menghargai seorang penulis bernama Miguel de Cervantes yang meninggal pada tanggal tersebut. Sejak tahun itu, Hari Buku mulai dirayakan di kawasan Valencia dengan beragam event salah satunya pada event tukar buku dengan mawar. Hal ini, digalakkan untuk meningkat minat baca untuk para pemuda dan pemudi pada waktu itu. Dimana seorang laki-laki akan memberikan setangkai mawar pada seorang perempuan. Kemudian si perempuan akan menukarnya dengan buku.  Perayaan Hari Buku ini terus berlangsung sampai ditetapkannya Hari Buku Sedunia pada tanggal 1995 Lembaga United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO)   atas dasar tradisi tersebut.
Setelah penetapan Hari Buku Sedunia dari UNESCO,  berbagai belahan dunia merayakan dengan cara yang beragam. Contohnya saja di Meksiko mengadakan pembacaan buku bersama sama selama 12 jam berturut-turut. Adalagi penyelenggaraan kontes buku terbaik yang diadakan di swedia. Lain lagi di Madagaskar dan Afrika, dua negara tersebut merayakan Hari Buku Sedunia dengan melakukan kegiatan bertema pendidikan dan hak cipta. Sementara di Indonesia peringatan sendiri Hari Buku Sedunia mulai dirayakan pada tahun 2006. Penggagasnya organisasi kemasyarakatan yang berkonsentrasi pada aktivitas leteratur yaitu FIM( Forum Indonesia Membaca). Demikianlah sejarah lahirnya Hari Buku Sedunia dan berbagai perayaan untuk memperingatinya.
Tapi Mengapa Minat Baca Masyarakat indonesia Tetap Rendah?
SUMBER : Koleksi Pribadi
Namun sayang beragam event dunia maupun pemerintah tak membuat minat baca masyarakat indonesia menjadi tinggi. Sebagai mana kita tahu selain Hari Buku Sedunia yang di tetapkan UNESCO, Indonesia pun punya beragam event untuk meningkatkan minat baca masyarakatnya. Diantaranya yang kita dua hari lalu kita rayakan, yaitu Hari Kartini. Menurut saya peringatan Hari Kartini bukan hanya peranyaan sebagai simbol kebebasan kaum perempuan lho! Tapi lebih dari itu Perayaan Hari Kartini juga syarat akan nilai pendidikan dan minat baca. Selain itu,Indonesia juga mempunyai Hari Buku Nasional, hari buku ini dirayakan setiap tanggal 17 Mei. Bukankah semua event tersebut untuk menumbuhkan minat baca kita?
Tapi berbagai event tersebut nyatanya kurang efektif dalam meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Ini terbukti dari hasil rilis survei okezone.com terhadap minat baca yang dilakukan oleh UNESCO di 61 negara termasuk Indonesia. Berdasarkan survei, persentase minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001% atau menduduki peringkat terbawah dari 61 negara yang mengikuti survei.. Saya ulangi 61 negara yang mengikuti survei.. Ah bagaimana Indonesia bisa maju jika minat baca sungguh rendah.    Sebagaimana kita tahu tidak mungkin suatu negara menjadi maju dan unggul  tanpa sumber daya manusia yang berkualitas pula. Sedangkan kualitas sumber daya manusia salah satunya karena pengetahuan. Dan pengetahuan salah satunya kita peroleh melalui membaca. Hal ini perlu kita teliti kembali. Namun menurut saya, minat baca masyarakat kita rendah dipengaruhi beragam faktor diantaranya, karena kurangnya fasilitas membaca. Hal ini bisa kita lihat dari kurangnya fasilitas perpustakaan dan jika ada kurang up to date sehingga kurang diminati. Banyak hiburan bertebaran di sekitar kita sehingga perhatian kita teralihkan misalnya saja game online, tayangan tv, sosmed dll. Dan pengaruh terbesarnya adalah karena keluarga, utamanya kita sebagai orangtua kurang atau bahkan tidak mengajarkan minat baca pada anak karena mungkin sibuk bekerja.  
Bagaimana Menumbuhkan Minat Baca Anak?
Keluarga adalah tonggak utama manusia mendapatkan pendidikan. Jadi pengaruh besar minat baca yang notabene telah kita bahas tadi salah satu penentu SDM yang unggul  tonggak utamanya berarti ya.. keluarga. Maka dari itu, kita sebagai orangtua wajib berusaha untuk menumbuhkan minat baca anak kita. Kita tentu senang bukan jika nak kita mempunyai minat baca yang tinggi? Anak tidak usah disuruh-suruh baca tapi malah justru merengek di belikan buku bacaan. Sungguh menyenangkan bukan jika itu terjadi pada anak kita? Maka dari tu, mari kita simak cara-cara berikut ini:
SUMBER : Koleksi Pribadi
  1. Buatlah perpustakaan kecil di salah satu sudut rumah. Tidak harus ruang perpustakaan lho ya... anda bisa menempatkan meja disalah satu sudut ruangan anda yang berisi beragam buku koleksi anda sekeluarga.
  2. Buat jadwal membaca buku bersama keluarga. Dalam seminggu usahakan anak diajak membaca buku bersama. Jika mungkin anak belum bisa membaca, berarti bunda yang harus membacakan cerita anak.
  3. Ajak anak membaca dongeng atau cerpen lain setiap malam. Jika anak belum bisa membaca bacakan ceritanya. Dan jangan malu untuk meniru suara tokoh-tokoh dalam cerita yang membuat anak lebih antusian mendengarkan
  4.  Belikan anak buku-buku bergambar dan penuh warna agar anak lebih antusias membaca
  5. Jika anak belum mahir membaca, motivasi anak untuk belajar membaca. Mungkin dengan banyak memberinya pujian dan hadiah agar anak lebih termotivasi untuk belajar membaca
  6. Suatu saat Ciptakan suasana berbeda moment membaca pada anak.  Mungkin dengan mengajak anak anda ke perpustkaan anak. Karena di perpustaakan akan lebih banyak judul ke timbang di rumah. Selain itu di perpustakaan anak akan menemukan teman baca baru selain keluarga. Atau mungkin ajak anak membaca di taman. Hal ini juga membuat suasana baru sehingga anak lebih giat membaca
  7. Sesekali beri pelukan ketika mengajak anak membaca. Karena hal ini dapat membuatnya nyaman
  8. Beri pertanyaan pada anak terkait buku yang dibaca dan ajak anak untuk mencari hikmah  dan hubungan isi buku dengan kehidupan sehari-hari
  9. Berikan penghargaan pada anak bisa berupa pujian dan hadiah
  10. Gunakan e-book. Selain buku sesekali gunakan buku elektronik untuk menarik perhatian membaca anak. Jika mungkin anak gemar game dan lain-lain, maka e-book mungkin cara yang tepat menumbuhkan minat baca anak
Demikianlah beberapa cara menumbuhkan minat baca anak. Semoga dapat memberikan manfaat bagi anda sekeluarga. Dan minat baca anak menjadi lebih baik. Selamat Hari Buku Sedunia!!! :)

4 komentar:

  1. Bener, minat baca anak bisa dikembangkan sejak dini biar melek literasi yaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak... Terimakasih telah sempatkan mampir di blog saya ini. Maaf masih berantakan maklum rumah baru!

      Hapus
  2. Sedih rasanya liat minat baca yg rendah ya mbak. Anak jaman skrng bahkan cenderung main games daripada baca buku. Jd harus pinter" mensiasati anak biar mulai suka baca dr kecil. 😊😊 makasiih sharing tips nyaaa, beberapa caranya diterapkan sama ayah jd saya sampai skrng sukaa baca mbak. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak... minat belajar selayaknya ditanamkan sejak kecil mbak. Saya teringat cara bapak menumbuhkan minat saya dan adek dalam membaca. Beberapa kali dalam seminggu Beliau selalu membawakan saya buku cerita yang dipinjamnya dari perpustakaan tempat Bapak mengajar.. Makasih telah berkenan mampir!

      Hapus

Follower

Contact us

Nama

Email *

Pesan *